Kamis, 13 Desember 2012

Jalan Shankly

"If You can't support us when we lose or draw, don't support us when we win"
Bill Shankly.






Sepakbola. Semua Senang ketika menang. Semua bersorak ketika gol kemenangan.

Coba bandingkan, berapakah yang masih tegak berdiri, kukuh memegang syal tim kesayangan, lantang bersorak dengan ouja-puja lagu tim kesayangan......ketika tim favoritnya kalah?

Tak sebanding.


Bill Shankly, legenda pelatih dari Merseyside Merah, Liverpool FC membuat antitesis.
Jalan yang Ia bawa berbeda. kedepankan loyalitas.
Menghargai atas apa yang diperagakan oleh 11 pejuang lapangan. 

karena satu kesadaran, apa yang dibawakan oleh starting eleven adalah sebuah karya seni yang patut di apresiasi.

Gocekan bola layaknya buah karya Picasso yang tersohor,
hasil akhir jadi tak penting lagi.
Itu jalan yang dianut oleh Bill Shankly.


Apa khabar PSSI dan KPSI?
Debat panjang mereka belum selesai.

Timnas Indonesia menjadi nir-apresiasi.
yang dituai justru cacian. bukan apresiasi atas apa yang mereka torehkan sepenuh jiwa di lapangan.


Jika anda tidak bisa mendukung kami ketika kami kalah ataupun imbang, maka jangan dukung kami ketika kami menang.


@aditmaulhas.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar